Berita Terkini

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangli melaksanakan kegiatan pemberian Santunan dan Doa Bersama Anak Yatim

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangli melaksanakan kegiatan pemberian Santunan dan Doa Bersama Anak Yatim. Jumat 25 Juli 2025 Bertempat di Kantor KPU Kabupaten Bangli, pemberian Santunan dan Doa Bersama Anak Yatim diberikan kepada Anak Panti Asuhan Yayasan Pasraman Guru Kula. Santunan diberikan secara langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Bangli, Plt. Sekretaris dan Sekretariat KPU Kabupaten Bangli. Tujuan kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian Komisi Pemilihan Umum terhadap generasi bangsa dan mempererat tali silahturahmi serta meningkatkan solidaritas antar sesama.

KPU Kabupaten Bangli melaksanakan Pencocokan Terbatas (Coktas) dalam rangka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) tahun 2025

Coktas yang dilaksanakan oleh Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Bangli beserta staf pelaksana ini dilakukan untuk memastikan pemilih meninggal dunia serta pemadanan data pemilih. Kegiatan Coktas yang dilaksanakan pada hari Kamis, 24 Juli 2025 ini bertempat di 2 Kecamatan, yakni Kecamatan Susut dan Tembuku. Pada Coktas ini Anggota KPU Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya juga ikut melakukan monitoring. Kegiatan ini juga diikuti Bawaslu Kabupaten Bangli sebagai bentuk dari pengawasan.

Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 1 Bangli.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangli melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 1 Bangli. Kegiatan ini dihadiri oleh 227 siswa dan juga dihadiri oleh Anggota KPU Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya, ST., MH. Kamis, 24 Juli 2025 I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya menekankan pentingnya Pendidikan Pemilih Pemula untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi siswa dalam proses demokrasi, serta membentuk generasi muda yang cerdas dan peduli terhadap masa depan bangsa. Dengan pendidikan pemilih pemula yang baik, diharapkan siswa dapat menjadi warga negara yang aktif dan bertanggung jawab dalam proses demokrasi. Anggota KPU Kabupaten Bangli Divisi Hukum dan Pengawasan, I D. G Astika Praja Negara, menjadi narasumber dalam kegiatan ini. Beliau menjelaskan berbagai topik penting, seperti definisi demokrasi, pentingnya demokrasi, politik, hak politik warga negara, pemilu, asas pemilu, dan pentingnya menggunakan hak pilih dalam pemilu. I D. G Astika Praja Negara juga menjawab pertanyaan dari siswa MPLS SMAK Negeri 1 Bangli, yaitu tentang apa itu golput, peraturan terkait pemilu, dan mengapa pemilu dilaksanakan 5 tahun sekali. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi siswa dalam proses demokrasi, serta membentuk generasi muda yang cerdas dan peduli terhadap masa depan bangsa. VIDEO KLIK DISINI

Berikut Video kegiatan KPU Kabupaten Bangli menyelenggarakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 2 Bangli.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangli menyelenggarakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 2 Bangli. Kegiatan ini diikuti oleh 316 siswa dan bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan kesadaran tentang pentingnya partisipasi dalam proses demokrasi, Rabu 23 Juli 2025 Dalam sosialisasi ini, Ni Putu Anom Januwintari, Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kabupaten Bangli, menjadi narasumber. Beliau menjelaskan berbagai topik penting, seperti definisi demokrasi, pentingnya demokrasi, politik, hak politik warga negara, serta proses pemilu dan pemilihan di Indonesia. Ni Putu Anom Januwintari juga membahas tentang asas pemilu, pentingnya menggunakan hak pilih dalam pemilu, dan peran penyelenggara pemilu di Indonesia. Dengan demikian, siswa-siswa SMK Negeri 2 Bangli dapat memahami proses demokrasi dan pentingnya partisipasi aktif dalam pemilu. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi siswa dalam proses demokrasi, serta membentuk generasi muda yang cerdas dan peduli terhadap masa depan bangsa. Dengan pendidikan pemilih pemula yang baik, diharapkan siswa dapat menjadi warga negara yang aktif dan bertanggung jawab dalam proses demokrasi.   VIDEO KLIK DISINI