Berita Terkini

Valentine Day Kpu Bangli menjalin tali kasih dengan siswa/siswi Disabilitas

Valentine Day Kpu Bangli menjalin tali kasih dengan siswa/i Disabilitas di SLB Negeri Bangli bertepatan dengan hari kasih sayang Untuk memberikan nuansa damai menjelang perhelatan Pilkada tahun 2020 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangli Jumat (14/2) kemarin, setelah melaksanakan kegiatan Sosialisasi KPU Go To School di SMKN 1 Bangli. Mengunjungi SLB Negeri Bangli. Rombongan KPU Kabupaten Bangli dipinpin Divisi Sosialisasi KPU Kabupaten Bangli I Wayan Sastra Puja mengatakan, kedatangan penyelenggara Pemilu ke sekolah yang mayoritas siswanya adalah penyandang disabilitas itu bertujuan untuk mengajak mereka untuk tidak merasa diasingkan dibandingkan masyarakat umum lainnya. Sehingga mereka memiliki motipasi dan bahkan menjadi spirit bagi masyarakat lain di Bangli bahwa hak dan kewajiban mereka adalah sama. (pande).    

Kpu Bangli Goes to School

Kpu Bangli dalam meningkatakan partisipasi masyarakat pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangli tahun 2020 tepatnya pada hari rabu tanggal 23 september 2020. Dengan kaum milenial pada segmen pemilih pemula di sekolah menengah kejuruan negeri 1 bangli. dimana dalam kegiatan tersebut sebagai narasumber dari divisi teknis KPU Bangli I Kadek Adiawan dan dari divisi sosialisasi sebagai moderator I Wayan Sastrapuja, adapun yang disampaikan terkait dengan syarat sebagai pemilih pomula. Syarat sebagai pemilih, Pentingnya memilih, Alur pemberian suara Asas pimilu dan asas penyelenggara. (sastra). 

Studi Konparasi/Study Tiru dalam rangka Penyusunan Regulasi dan Petunjuk Teknis Tahapan Penyelenggara Pilkada 2020

Menjelang pelaksanaan Pilkada Bangli Tahun 2020, kpu Kab Gianyar melakukan kunjungan sekaligus kordinasi dengan Kpu Kab Bangli, saling memberikan pendapat perihal-perihal Pilkada yang akan dilakukan. Kpu Kab Gianyar juga didampingi dengan Kesbangpol Kab Gianyar yang juga merupakan lembaga dari pemerintahan yang bertugas untuk menunjang urusan politik. (Wayan)

KPU BANGLI KEMBALI RAIH PERINGKAT II PENGELOLAAN ANGGARAN TAHUN 2019

kpu-banglikab.go id  KPU Bangli kembali mendapatkan apresiasi dari KPPN Amlapura sebagai peringkat II pengelolaan anggaran di Tahun 2019 kategori Satuan Kerja dengan pagu diatas 15 Miliar pada sosialisasi langkah-langkah strategis pelaksanaan anggaran tahun 2020 dan pemberian apresiasi atas kinerja satker tahun 2019, Rabu (12/2) di Aula Kantor KPPN Amlapura. Apresiasi diberikan oleh Kanwil DJPB Provinsi Bali didampingi oleh Kepala KPPN Amlapura dan duterima langsung oleh I Ketut Losen, Sekretaris KPU Bangli selaku Kuasa Pengguna Anggaran KPU Bangli. KPU Bangli berhasil mempertahankan prestasi ditahun 2018 dengan mendapatkan penghargaan terbaik II pengelolaan anggaran. Kepala KPPN menyampaikan apresiasi ini kepada satker untuk lebih mendorong kinerja satker yang ada di wilayah KPN amlapura. Kriteria penilaian meliputi 12 indikator diantaranya realisasi, lpj, lembar ketiga DIPA.(red/foto/ayoek)      

PULUHAN CALON PPK IKUTI SELEKSI WAWANCARA

Bangli, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangli melakukan uji wawancara terhadap 40 orang calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di ruang Rumah Pintar Pemilu (RPP) kantor setempat. Seleksi melibatkan 40 orang pelamar yang telah lolos seleksi tulis itu mulai dilaksanakan sejak Jumat (8/2) lalu hingga Senin (10/2). Dari 40 orang calon PPK itu, diwawancara oleh kelima komisioner dengan materi soal independensi, wawasan kepemiluan, pengalaman kepemiluan, komitmen serta pengetahuan wilayah. Dari jumlah calon PPK yang telah lolos seleksi tulis, akan ditetapkan 10 besar peringkat pertama sampai lima sebagai calon PPK. Pelantikan  akan dilakukan pada 27 Februari mendatang. Pada saat dilakukan penetapan hasil seleksi tulis, KPU Kabupaten Bangli juga membuka ruang tanggapan dan masukan masyarakat. Begitu juga pasca seleksi wawancara, sebelum akhirnya ditetapkan untuk menjalani proses pelantikan. Ketua KPU Kabupaten Bangli Putu Gede Pertama Pujawan mengatakan, dalam seleksi wawancara pihaknya sebelumnya telah menetapkan peringkat 10 besar hasil seleksi tulis di masing – masing kecamatan. Dari hasil itu baru dilanjutkan dengan seleksi wawancara. Diakui, sesuai tahapan perekrutan PPK ada waktu dipersiapkan untuk mendengar masukan dan tanggapan masyarakat. Dari 40 orang peserta seleksi, ada beberapa tanggapan masyarakat yang diterima pihaknya. Terhadap tanggapan dan masukan masyarakat, konfirmasi dilakukan pihaknya pada saat seleksi wawancara. Itu mutlak dilakukan untuk mendapatkan klarifikasi dari calon PPK.  Masukan yang masuk itu meliputi soal adanya indikasi terlibat dalam partai politik maupun periodenisasi jabatan yang dibatasi maksimal dua kali sesuai ketentuan yang ada. ‘’Kami langsung lakukan konfirmasi kepada calon PPK untuk mendapatkan klarifikasi dari yang bersangkutan. Itu sudah kami lakukan dan menjadi dasar untuk dilakukan penilaian baik dari sisi integritas maupun demi menjaga independensi lembaga,’’ujarnya. (puj)