Berita Terkini

FGD KPU Kabupaten Bangli, Perlu Workshop Regulasi Aturan

kpu-banglikab.go.id - Bangli, Masalah Pemilu dan pemilihan dari masa ke masa masih berkutat itu-itu saja. Baik persoalan anggaran, data pemilih ataupun regulasi aturan yang berubah setiap saat. Demikian terungkap dalam Focus Group Disscusion (FGD) yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangli Kamis (31/3), di Warung Arjuna Bangli dihadiri oleh Tim Kampanye Pasangan Calon, Polri, TNI, Disdukcapil, SatPol PP, Panwaslih, Tokoh Masyarakat (MMDPdan Perbekel), Mantan Penyelenggara, dan Akademisi. Mantan anggota Panwaslu Kabupaten Bangli I Nyoman Wandri,S.Ag.,M.Ag mengatakan persoalan yang dialami penyelenggara dari dulu sampai sekarang masih berkutat seputar itu – itu saja. Anggaran yang diajukan penyelenggara justru dikaji lagi oleh pemerintah. Baik sisi hukum maupun kepantasan. Penyelenggara tentu di dalam mengajukan anggaran sudah menyesuaikan dengan kebutuhan dan kepantasan sesuai aturan yang ada. Namun ketika anggaran yang diusulkan masuk ranah eksekutif, itu malah dikaji kembali. Lebih ironis lagi, pengkajian malah dilakukan sepihak. Salah satu contoh anggaran Pilkada 2015. Masalah anggaran bagi seluruh penyelenggara ini akhirnya bolak – balik hingga pemerintah pusat. Hasilnya,  apa yang diajukan seluruh penyelenggara di Bangli dibenarkan secara hukum. Artinya, masih ada ketidak singkronan pemahaman aturan sebagai akibat adanya penafsiran berbeda dari jajaran pemerintah daerah. ‘’Saya minta kedepan ada semacam workshop membahas perencanaan anggaran dengan stekeholder kepemiluan di daerah" penyelenggaraan Pilkada  setahun sebelum pelaksanaan. Sehingga perencanaan dan regulasinya menjadi  jelas,’’jelasnya seraya mengatakan bahwa Disdukcapil Bangli tidak menampik bahwa dalam DP4 masih sering adanya data penduduk ganda,tanpa NIK ataupun yang sudah meninggal tapi masih tercantum. Hal ini disebabkan oleh keengganan masyarakat untuk melapor. Untuk itu kedepan pengelolaan Daftar Pemilih Tetap (DPT) agar diatur dalam regulasi yang jelas sehingga bisa dijadikan acuan untuk Pemilu berikutnya. Ni Komang Mahadyastiti mantan anggota PPK Bangli mengungkapkan, perekrutan KPPS dalam pemilihan bupati dan wakil bupati saat ini sangatlah berat. PPS kesulitan untuk mencari KPPS. Ini terjadi sebagai akibat beratnya persyaratan administrasi yang harus dipenuhi oleh seorang KPPS. ‘’Ada yang mau saja menjadi KPPS sudah bersyukur. Kami sampai bolak – balik ke desa lantaran di Bangli tidak ada yang mau menjadi KPPS. Karena kebanyakan sudah menjabat dua kali sebagai KPPS,’’paparnya. Sementara itu ketua KPU Kabupaten Bangli I Dewa Agung Gede Lidartawan,S.TP.,MP FGD ini dilakukan pihaknya dalam rangka mengeksplorasi secara lebih mendalam permasalahan yang terjadi dalam implementasi tahapan pemilihan serentak tahun 2015. Utamanya yang merupakan implikasi dari ketentuan dalam peraturan KPU. Juga bermaksud mengumpulkan berbagai gagasan yang solutif untuk direkomendasikan sebagai bahan revisi undang-undang pemilihan dan peraturan KPU untuk perbaikan penyelenggaraan pemilihan serentak berikutnya. Sehingga dalam FGD di Bangli ini pihaknya telah membuat Daftar Inventarisisasi Masalah (DIM) Pilkada di Kabupaten Bangli. Mulai dari anggaran dan logistik,  tata kerja penyelenggara, kampanye, sosialisasi, pemutakhiran data pemilih. (puj/foto:kpubgl)

KPU Kabupaten Bangli Bahas Program Kerja 2016

kpu-banglikab.go.id - Bangli, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangli Kamis (24/3) menggelar rapat program kerja tahun 2016. Topik bahasan yang dibicarakan secara serius ini melibatkan komisioner, sekretaris hingga kepala sub bagian, meliputi Rincian Kertas Kerja Satker (RKKS) tahun 2016, tata kelola kearsipan,Focus Group Discussion (FGD) evaluasi penyelenggaran tahapan pemilihan tahun 2015 dan E PPID. Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangli I Dewa Agung Gede Lidartawan,S.TP.,MP menegaskan, setelah sempat rehat sejenak pasca pemilihan bupati dan wakil bupati Bangli 9 Desember 2015. Banyak kegiatan yang harus segera dilaksanakan seluruh jajaran Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangli. Dalam waktu dekat fokus kegiatan yang harus dilaksanakan mengacu RKKS tahun 2016 adalah mengenai tata kelola kearsipan. Pihaknya menginginkan seluruh arsip yang ada selama ini namun masih tersimpan secara manual. Harus sudah mulai ditata dan disimpan secara digital. Ini dalam rangka transparansi serta  mempermudah proses pencarian seluruh arsip ketika diperlukan. Begitujuga dengan FGD evaluasi penyelenggaran tahapan pemilihan tahun 2015 lalu. Pihaknya menjadwalkan akan melaksanakan kegiatan ini Kamis 31 Maret 2015. Dimana peserta FGD adalah pihak terkait di Bangli. Mulai dari pasangan dan tim kampanye pasangan calon pemilihan kepala daerah, akademisi hingga tokoh masyarakat Bangli. Ini penting dilakukan untuk proses perbaikan kinerja KPU Kabupaten Bangli. Mengenai E PPID KPU Kabupaten Bangli, pihaknya terus melakukan uploading data secara bertahap. Dengan begitu proses transparansi kegiatan ataupun daya yang ada bisa secepatkan diketahui oleh masyarakat. Bahkan, pihaknya berencana setelah seluruh perekaman data yang ada selesai di-upload, akan mengundang pihak terkait di Bangli dalam rangka sosialisasi akses E PPID. (puj/foto:kpubgl)

KPU Bangli Laporkan Pelaksanaan Pilkada, Bupati Janjikan Realisasikan Hibah Laptop dan Tanah

kpu-banglikab.go.id - Bangli, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangli Senin (21/3), menyampaikan laporan realisasi anggaran dan seluruh tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangli Tahun 2015 yang telah berakhir kepada Bupati Bangli I Made Gianyar, SH., M.Hum. Dalam kesempatan itu Bupati Bangli Made Gianyar, SH., M.Hum menjanjikan segera merealisasikan usulan KPU Kabupaten Bangli berupa hibah 4 buah laptop dan tanah. Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangli I Dewa Agung Lidartawan, STP., MP didampingi seluruh Komisioner KPU Kabupaten Bangli dan  Sekretaris KPU Kabupaten Bangli I Made Oka Purnama,  AP.,  MM mengatakan, dari total anggaran pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangli dalam Pilkada serentak 9 Desember 2015 adalah sebesar Rp 10.955.664.100. Pihaknya hanya menggunakan sebesar Rp 7.577.749.357.    ‘’Kami melakukan efisiensi anggaran dan kepatuhan hukum sebesar Rp 3.377.914.743. Sisa anggaran itu telah  kami kembalikan ke pemerintah daerah,’’terangnya. Dalam rangka menunjang kinerja dan transparansi seluruh tahapan, terutama saat rekapitulasi di kecamatan. Diharapkan, pemerintah daerah bisa membantu hibah 4 buah computer (laptop) kepada pihaknya. Piranti ini akan diperuntukan untuk menunjang kinerja PPK, terutama saat rekapitulasi di tingkat kecamatan. Begitu juga dengan usulan hibah tanah yang sudah dua tahun belum kunjung ada jawaban. Terhadap usulan hibah tanah yang tak kunjung terealisasi. Sampai kini masih terus dipertanyakan KPU RI. Diharapkan, segera ada kejelasan dari pemerintah daerah.  Kalaupun misalnya tanah yang saat ini menjadi Kantor KPU Bangli belum bisa diibahkan. Mohon ada jawaban yang jelas dari pemerintah daerah sehingga bisa disampaikan ke KPU RI. Sehubungan dengan hal itu Bupati Bangli Made Gianyar, SH., M.Hum mengucapkan terimakasih atas kerja keras dan pengabdian KPU Kabupaten Bangli. Baik pelaksanaan Pilkada yang sudah berjalan aman dan lancar. Begitu juga dengan efisiensi terhadap anggaran Pilkada. Mengenai hibah computer, pihaknya segera akan menindak lanjuti dengan deadline secepatnya. Paling tidak saat Pilgub Bali sudah terealisasi. Begitu juga dengan hibah tanah. Pihaknya meminta agar Bappeda bersama seluruh SKPD terkait di Bangli segera menindak lanjuti. Apalagi hibah tanah ini dilakukan antar pemerintah bukan dengan swasta. Terlebih tanah ini akan dimanfaatkan untuk kepentingan negara. ‘’Banyak tanah yang sudah saya hibahkan kepada pemerintah desa. Untuk itu saya minta Bappeda segera memproses hibah tanah dengan KPU Kabupaten Bangli. Jangan ditunda – tunda lagi,pelayanan harus cepat. Lain halnya jika hibah dilakukan dengan swasta, baru perlu waktu dan berbagai kajian,’’ujarnya. (puj/foto:kpubgl)

Logistik Kecamatan Kintamani Didistribusikan

kpu-banglikab.go.id - Bangli, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangli Minggu (6/12) mendistribusikan seluruh logistik pemilihan bupati dan wakil bupati Bangli tahun 2015 di Kecamatan Kintamani. Pengiriman logistik dari KPU Kabupaten Bangli menuju seluruh desa di Kintamani itu diangkut mempergunakan kendaraan jenis truk dan pick-up dikawal ketat aparat kepolisian Resort Bangli. Seluruh logistik mulai didistribusikan sejak 6 - 7 Desember 2015, setelah Kintamani distribusi logistik akan dilanjutkan pada tiga kecamatan meliputi Susut,Tembuku,Bangli Senin (7/12). Sebelum logistik didistribusikan, kelayakan seluruh kendaraan diperiksa oleh jajaran Polres Bangli. Ketua KPU Kabupaten Bangli Dewa Agung Gede Lidartawan mengatakan, pada hari pertama seluruh logistik di kecamatan Kintamani telah didistribusikan. Pendistribusian logistic pada tiga kecamatan akan dilakukan pada Senin (7/12). Rencananya, pihaknya akan melakukan monitoring ke desa hari Selasa (8/12), memastikan seluruh logistik sudah ada di desa. Sekaligus mengecek kesiapan pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati H-1. (puj/gpr/foto:kpubgl)

Seluruh APK Diturunkan

kpu-banglikab.go.id - Bangli, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli mulai melakukan penurunan seluruh APK (Alat Peraga Kampanye) di Bangli Sabtu (5/12) malam. Penurunan dilakukan secara serentak baik APK dalam bentuk spanduk,umbul-umbul maupun baliho. Selain APK, KPU Kabupaten Bangli juga menurunkan bahan sosialisasi yang berisikan ajakan kepada masyarakat untuk mensukseskan pemilihan bupati dan wakil bupati Bangli yang memajang foto kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati Bangli.(puj/foto:kpubgl)

Puluhan Warga Binaan Ikuti Sosialisasi Pemilihan

kpu-banglikab.go.id - Bangli, Selain menyasar seluruh lapisan masyarakat di pedesaan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangli Sabtu (5/12) memberikan sosialisasi tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati Bangli di Rutan Bangli. KPU Bangli menyiapkan satu TPS untuk menampung aspirasi masyarakat Bangli yang tengah menjalani penahanan di Rutan Bangli. Ketua KPU Kabupaten Bangli Dewa Agung Gede Lidartawan mengatakan, seluruh lapisan masyarakat Bangli wajib mengetahui seluruh tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati Bangli. Termasuk masyarakat Bangli yang tengah menjalani masa penahanan di Rutan Bangli. Sehingga sudah menjadi kewajiban pihaknya menginformasikan seluruh tahapan serta tata cara pemilihan. Khusus untuk Rutan Bangli, pihaknya telah menyiapkan satu TPS yakni TPS 20 Kawan. Jumlah DPT pada TPS ini sebanyak 23 orang. Karena namanya rumah tahanan penghuninya bisa berubah setiap saat. Pasca penetapan DPT dan DPTB 1 ternyata ada 16 orang. Sehingga tahanan baru yang merupakan masyarakat Bangli itu akan dimasukan dalam DPPH (Daftar Pemilih Pindahan). Dimana aspirasi mereka akan disalurkan di TPS terdekat yakni TPS 1,2 dan 3 Bebalang yang akan bergerak menuju Rutan Bangli setelah pukul 12.00 Wita.(puj/foto:kpubgl)