Berita Terkini

KPU Bangli Lakukan Monitoring PILKADA Serentak Tahun 2017

Buleleng, kpu-bangli.kpu.go.id - Sesuai dengan surat perintah penugasan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali nomor 347/KPU Prov-016/II/2017 tertanggal 13 Februari 2017, KPU Kabupaten Bangli melakukan monitoring pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) serentak Tahun 2017 di Kabupaten Buleleng, Rabu (15/2). Monitoring dilakukan dibeberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng sesuai dengan penugasan yang telah diberikan oleh KPU Provinsi Bali. Tim Monitoring KPU Bangli terdiri dari I Dewa Agung Gede Lidartawan, STP., MP., Putu Ariyanti Suningsih, SH., Putu Gede Pertaman Pujawan SE., I Gede Ariana, SH., Gde P. Roy Suparman, ST., dan Sekertaris KPU Bangli I Made Oka Purnama, AP., MM.  Dimana Kecamatan Kubutambahan memiliki TPS sebanyak 110 buah yang tersebar di 13 desa.  Setelah melakukan montoring pemungutan suara dilanjutkan dengan monitoring penghitungan suara di TPS 02 dan 03 Desa Kubutambahan.  Setelah selesai melaksanakan monitoring pemungutan dan penghitungan suara di TPS, Tim Monitoring KPU Bangli ikut mengawasi proses kembalinya logistik dari TPS menuju ke PPK Kubutambahan. Selain melakukan monitoring lapangan proses pemungutan dan penghitungan suara serta pengembalian logistik, Tim KPU Bangli juga membantu proses scaning/ pindai dan entry data untuk proses transparansi kinerja penyelenggara. Hasil tersebut dapat di lihat pada : pilkada2017.kpu.go.id/hasil/t2/bali/buleleng (gpr/foto : kpu bgl)

953 Orang Siswa SMPN 1 Bangli Coblos Ketua Osis

Bangli, kpu-bangli.kpu.go.id - Sebanyak 953 orang pelajar SMPN 1 Bangli Kamis (19/1) melaksanakan pemilihan ketua Osis sekolah setempat dengan cara mencoblos. Pemilihan yang dilaksanakan secara langsung itu mendapat pendampingan dan supervisi langsung KPU Kabupaten Bangli. Sehingga proses pemilihan mengikuti asas penyelenggaraan Pemilu yakni langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Sebanyak 6 TPS disiapkan pihak sekolah, proses pemungutan suara dimulai sejak pukul 08.00 Wita. Calon ketua osis yang ‘’bertarung’’ untuk memperebutkan posisi puncak organisasi intra sekolah itu diikuti oleh empat orang calon ketua, meliputi Sang Made Krisna Swantika, I Dewa Ayu Sinta Dewi,I Dewa Ayu Naraswari Mesi, Mahesa Yoga Bintang Nugraha. Calon I Dewa Ayu Naraswari Mesi. Kepala Sekolah SMPN 1 Bangli Drs I Wayan Widiana Sandhi,M.Pd mengatakan proses pemilihan secara langsung untuk masa bhakti kepengurusan Osis 2017-2018 ini dilaksanakan secara musyawarah mufakat. Pemilihan secara langsung seperti ini dilakukan untuk pertamakalinya. Pihaknya sangat berterimakasih kepada KPU Bangli yang telah ikut aktif untuk melakukan sosialisasi, pendampingan dan pemberian bimbingan teknis. Diharapkan,  pemilihan secara langsung ini sangat bermanfaat bagi anak didiknya. Selain menjadi pembelajaran untuk kemajuan demokrasi, siswa bisa mempraktekan dan mengetahui bagaimana menjalankan tahapan hingga pelaksanaan Pemilu yang sebenarnya. Meskipun tahapan yang dilaksanakan tidak serta merta seperti Pemilu pada umumnya, minimal siswa mulai dikenalkan sebelum mereka menjadi pemilih pemula pada saatnya nanti setelah memenuhi syarat sebagai pemilih. Sementara itu, dalam Pemilos SMPN 1 Bangli I Dewa Ayu Naraswari meraup suara 491. Dia menyisihkan tiga orang rivalnya masing – masing Mahesa Yoga Bintang Nugraha yang meraih 241 suara, I Dewa Ayu Sinta Dewi 129 suara,Sang Made Krisna Swantika 53 suara. (puj/foto : kpubgl)

KPU Bangli Berikan Bimbingan Teknis Penyelenggaraan Pemilos

Bangli, kpu-bangli.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangli  Senin (16/1) memberikan bimbingan teknis penyelenggaran Pemilihan Osis (Pemilos) yang akan dilaksanakan Kamis (19/1), oleh seluruh pelajar SMPN 1 Bangli. Awalnya, Pemilos di sekolah itu akan dilaksanakan Sabtu (14/1). Namun untuk memberikan pendidikan demokrasi secara utuh,terutama soal logistik dan teknis pungut hitung layaknya Pemilu. Pihak sekolah mengundurkan jadwal  Pemilos menjadi Kamis (19/1). Tiga komisioner KPU Bangli meliputi Putu Arianti Suningsih,SH, Gde P. Roy Suparman,ST dan Putu Gede Pertama Pujawan,SE hadir dalam acara itu. Ariyanti Suningsih memberikan bimbingan teknis terkait dengan tata cara persiapan sebelum dilakukan pemungutan dan penghitungan suara. Serta proses penghitungan jumlah surat suara bersama surat suara cadangan sebesar 2 %. Gde Roy P. Suparman memberikan materi teknis tata cara pemungutan dan penghitungan suara. Serta rapat pleno terbuka penetapan calon ketua osis.  Dalam kesempatan itu juga dilakukan simulasi bagi 7 orang KPPS dan 5 orang panitia pemilihan ketua osis SMPN 1 Bangli, yang akan bertugas melakukan rekapitulasi dan pengisian berita acara penetapan calon terpilih. Kepala Sekolah SMPN 1 Bangli Drs. I Wayan Widiana Sandhi,M.Pd mengatakan, awalnya pihaknya menginginkan penyelenggaraan dilakukan mengikuti tatacara dan mekanisma tahapan Pemilu yang sesungguhnya. Dalam kontek pembelajaran demokrasi yang berlaku di Indonesia, ini penting diketahui dan dipahami seluruh siswa. Pengunduran jadwal inipun dilakukan atas dasar pertimbangan dirinya bersama guru selaku pembina osis. ‘’Kami sangat berterimakasih kepada jajaran KPU Kabupaten Bangli yang telah melakukan pendampingan dan bimbingan teknis soal bagaimana teknis logistik (surat suara) bersama persentase surat suara cadangan, teknis pemungutan dan penghitungan hingga penetapan calon terpilih,’’ujarnya. (puj/foto : kpubgl)  

Jelang Tahun Politik Masyarakat dan Parpol Diminta Persiapkan Diri

Bangli, kab-bangli.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangli mulai gencar melaksanakan sosialisasi, pendidikan politik dan demokrasi kepada kader dan simpatisan  partai politik di Bangli. Jelang perhelatan tahun politik yang sudah dimulai sejak tahun 2017 dan tahapan Pilkada Bali tahun 2018.   KPU sebagai lembaga yang dimandatkan melaksanakan hajatan politik, mulai menggencarkan pendidikan politik dan demokrasi. Pada Jumat (30/12) KPU Kabupaten Bangli memberikan pendidikan politik dan demokrasi bagi 200 orang kader dan simpatisan Partai Demokrat di Dusun Kebon Kangin Desa Peninjoan Kecamatan Tembuku. Hal yang sama juga dilanjutkan Sabtu (31/12) di Desa Undisan Kecamatan Tembuku. Ketua KPU Kabupaten Bangli Dewa Agung Gede Lidartawan,STP.,M.P mengatakan, pendidikan politik dan demokrasi ini penting untuk dilaksanakan kepada seluruh lapisan masyarakat. Apalagi mulai tahun 2017, persiapan tahun politik jelang pelaksaan Pileg dan Pilpres secara serentak mulai dilakukan.  Diawali dengan proses verifikasi faktual seluruh partai politik yang bakal menjadi peserta Pemilu dalam Pileg dan Pilpres Tahun 2019. Selain verifikasi faktual, pada tahun 2017 tahapan Pilkada Bali juga dimulai. Untuk itu masyarakat dan kader partai politik harus sudah mulai mempersiapkan diri. Menunggu aturan perundang – undangan yang mengatur tentang partai politik peserta Pemilu 2018, ada potensi penambahan kursi DPRD Kabupaten. Termasuk pemisahan Dapil antara Bangli dan Tembuku.   ’’Saya mengingatkan khususnya partai politik agar mempersiapkan diri lebih awal. Terutama verifikasi faktual yang akan dilakukan pada tahun 2017,’’pintanya. (puj/foto : kpubgl)

Refleksi Tahun 2016 Dorong Peningkatan Koordinasi Dan Kinerja

Bangli, kab-bangli.kpu.go.id - Dalam melepas tahun 2016 menyongsong hadirnya mentari tahun 2017, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangli Sabtu (31/12) kemarin merayakan sederhana. Kegiatan silaturahmi itu melibatkan seluruh komisioner dan kesekretariatan, juga dirangkai dengan melepas I Nengah Paramarta (Kasubag Teknis) yang memasuki masa pensiun. Juga perayaan ulang tahun dua orang staf KPU Kabupaten Bangli. I Nengah Paramarta mengatakan, selama dirinya menjadi Kasubag di KPU Kabupaten Bangli banyak hal positif yang menjadi kenangan baginya. Terlepas dari kekurangan yang dimiliki selama menjalankan tugas, dirinya merasa sangat berkesan dengan pola kerja seperti jalur koordinasi yang jelas. Kendatipun koordinasi juga dialami dirinya selama bertugas di instansi Pemkab Bangli, namun jalur koordinasi di KPU Kabupaten Bangli sangat berbeda. Dimana jalur koordinasi di KPU Kabupaten Bangli sangat jelas. Untuk itulah drinya merasa sangat berkesan dan mendapatkan banyak pelajaran. Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Bangli Dewa Agung Gede Lidartawan,STP., M.P meminta agar apa yang telah dilakukan pada tahun 2016 menjadi bahan renungan dan evaluasi. Terutama kinerja di tahun 2017 agar ditingkatkan. Terlebih pada tahun 2017 merupakan tahun dengan agenda kerja yang mulai padat. Apa yang selama ini menjadi kekurangan diri dan lembaga agar diperbaiki dan ditingkatkan. Terciptanya koordinasi yang baik selama ini kata kuncinya adalah kedekatan. Baik dalam keadaan suka maupun duka, senantiasa selalu bersama. Untuk itulah sangat penting kedepan pola ini terus dipertahankan dan ditingkatkan. ‘’Tahun 2017 merupakan tahun yang agenda kerjanya mulai padat. Verifikasi faktual Parpol hingga mulai tahapan Pilkada Bali. Ini perlu konsentrasi dan kerjasama yang baik ,’’pintanya.(puj/foto : kpubgl)

Jelang Pemilos SMPN 1 Bangli Cerdas Berdemokrasi Sejak Awal

Bangli, kab-bangli.kpu.go.id - Setelah sukses menghelat Pemilihan Osis (Pemilos) di SMAN 1 Bangli dan Pilkaling di Banjar Tegal Kelurahan Bebalang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangli kembali melakukan pendampingingan, supervisi dan monitoring pelaksanaan Pemilos di SMPN 1 Bangli. Ketua KPU Kabupaten Bangli I Dewa Agung Gede Lidartawan,S.TP.,M.P dalam sosialisasi yang dilaksanakan Senin (2/1), didampingi Kasek SMPN 1 Bangli Drs. I Wayan Widiana Sandhi,M.Pd mengatakan, demokrasi menuju Pemilu berintegritas dan berkualitas mesti dilakukan sejak awal.  Sebab penanaman demokrasi yang cerdas harus dimulai dari pemilih. Untuk itu pihaknya secara bertahap akan terus menggangungkan demokrasi yang cerdas dan berintegritas. Menyasar pemilih pemula dan masyarakat umum dalam menyalurkan aspirasinya saat Pemilu. Ini penting dilakukan untuk proses demokrasi di masa mendatang agar menjadi lebih baik. Dihadapan senat dan mantan senat SMPN 1 Bangli, Lidartawan juga meminta agar proses pemilihan Osis  berlangsung baik dan mengikuti asas penyelenggaraan Pemilu. Anak – anak harus mulai mengikuti dan belajar untuk melakukan pemilihan layaknya Pemilu. Dengan begitu anak – anak akan mulai diperkenalkan dan  memahami tata cara serta mekanisme pemilihan yang berlaku di Indonesia. Baik  dari penyusunan tahapan, masa pencalonan,kampanye hingga pelaksanaan pemilihan. Kasek SMPN 1 Bangli Drs. I Wayan Widiana Sandhi, M.Pd mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih atas pendampingan yang dilakukan KPU Kabupaten Bangli. Dengan begitu anak didiknya mulai diajarkan dan diperkenalkan berdemokrasi yang baik. Ini sangat penting bagi kemajuan demokrasi di Bangli pada masa mendatang. Untuk itu calon ketua osis dan proses pemilihan akan dilaksanakan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Diawali dengan penjaringan calon melalui standar uji kompetensi, masa kampanye hingga hari pemilihan.(puj/foto : kpubgl)